Tampilkan postingan dengan label 2016. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2016. Tampilkan semua postingan
Selasa, 20 September 2016 - , , , , , , , 0 komentar

buku SaptuAri PROMO


PAKET BUKU SAPTUARI SUGIHARTO
Yaak... #SeptemberRUN kita lanjutkan
Produk baru ini berupa Paket Buku Saptuari Sugiharto
Bundle buku 'Kembali Ke Titik Nol' dan 'Berani Jadi Taubaters'
Bedanya apa dengan beli satuan?
- Yang jelas dapet 2 buku, namanya juga paket, hehe
- Harga lebih murah
- Ada bonus tambahan
Paket Buku Saptuari Sugiharto
Harga Normal : 256.000
Harga Paket : 198.000
Hemat : 58.000
Bonus Paket :
- Video Hidup dalam Ilusi Riba
- Video Berani Jadi Taubaters
- Video Inspirasi Bebas Riba Saptuari Sugiharto
- Video Talk Show Cara Melunasi Hutang Bank
Temen-temen sudah bisa mulai promosi dari sekarang
Produk paket ini sudah available di web Billionaire Store
Dan berlaku seterusnya,
Jadi bukan promo sesaat
info.085693772077
Kamis, 11 Agustus 2016 - , , , , , , , , , , 0 komentar

FANTASTIS! Berkat Kecintaannya Pada Qur’an, Wanita ini BANGKIT.

 
“Kyai, perkenankan saya bertanya bagaimana hukumnya apabila seorang berilmu menyembunyikan ilmunya?” Kartini membuka dialog.
Kyai Sholeh tertegun, tapi tak lama. “Mengapa Raden Ajeng bertanya demikian?” Kyai Sholeh balik bertanya.
“Kyai, selama hidupku baru kali ini aku berkesempatan memahami makna surat Al Fatihah, surat pertama dan induk Al Quran. Isinya begitu indah, menggetarkan sanubariku,” ujar Kartini.
Kyai Sholeh tertegun. Sang guru seolah tak punya kata untuk menyela. Kartini melanjutkan; “Bukan buatan rasa syukur hati ini kepada Allah. Namun, aku heran mengapa selama ini para ulama melarang keras penerjemahan dan penafsiran Al Quran ke dalam Bahasa Jawa. Bukankah Al Quran adalah bimbingan hidup bahagia dan sejahtera bagi manusia?”
Dialog berhenti sampai di situ. Ny Fadhila menulis Kyai Sholeh tak bisa berkata apa-apa kecuali subhanallah. Kartini telah menggugah kesadaran Kyai Sholeh untuk melakukan pekerjaan besar; menerjemahkan Alquran ke dalam Bahasa Jawa.
Semasa hidupnya, selain mengajar masyarakat awam, Kiai Soleh Darat juga aktif mengisi pengajian di kalangan priyayi. Di antara jamaah pengajiannya adalah Raden Ajeng Kartini, anak Bupati Jepara.
RA Kartini pernah punya pengalaman tidak menyenangkan saat mempelajari Islam. Guru ngajinya memarahinya karena dia bertanya tentang arti sebuah ayat Al-Qur’an. Menurutnya tidak ada gunanya membaca kitab suci yang tidak diketahui artinya. Pada waktu itu penjajah Belanda secara resmi melarang orang menerjemahkan Al-Qur’an. Dan para ulama waktu juga mengharamkannya. Akhirnya Kiai Shaleh Darat menentang larangan ini.
Selesai, kitab tafsir dan terjemahan Al-Qur’an itu diberi nama Faidh al-Rahman fi Tafsir Al-Qur’an. Tafsir pertama di Nusantara dalam bahasa Jawa dengan aksara Arab. Jilid pertama yang terdiri dari 13 juz. Mulai dari surat Al-Fatihah sampai surat Ibrahim.
Kitab itu dihadiahkannya kepada RA Kartini sebagai kado pernikahannya dengan RM Joyodiningrat, Bupati Rembang. Mulailah Kartini mempelajari Islam dalam arti yang sesungguhnya.
Kartini amat menyukai hadiah itu dan mengatakan: “Selama ini al-Fatihah gelap bagi saya. Saya tak mengerti sedikitpun maknanya. Tetapi sejak hari ini ia menjadi terang-benderang sampai kepada makna tersiratnya, sebab Romo Kyai telah menerangkannya dalam bahasa Jawa yang saya pahami.”
Melalui kitab itu pula Kartini menemukan ayat yang amat menyentuh nuraninya. Yaitu Surat Al-Baqarah ayat 257 yang mencantumkan, bahwa Allah-lah yang telah membimbing orang-orang beriman dari gelap kepada cahaya (Minadh-Dhulumaati ilan Nuur).
Kartini terkesan dengan kalimat Minadh-Dhulumaati ilan Nuur yang berarti dari gelap kepada cahaya karena ia merasakan sendiri proses perubahan dirinya.
Kisah ini sahih, dinukil dari Prof KH Musa al-Mahfudz Yogyakarta, dari Kiai Muhammad Demak, menantu sekaligus staf ahli Kiai Soleh Darat.
Luar biasa bukan?? Wujud cinta R.A Kartini pada Al Qur’an Terwujudkan dalam tulisannya “habis gelap terbitlah terang”... Apa yang akan Anak-Anak Anda lahirkan jika mereka bisa mencintai Al Qur’an Sedalam itu??
Selasa, 02 Agustus 2016 - , , , , , , , , , , 0 komentar

Ebiet G Ade

Ebiet G Ade, nama aslinya Abid Ghoffar bin Aboe Dja'far 1954, lahir di Wanadadi, Banjarnegara. Semasa muda merantau ke Yogyakarta dan disana ia banyak bergumul dengan seniman seniman Yogya saat itu.
Tahun tahun pergumulannya di Malioboro adalah antara tahun 1971 sampai dengan 1979, ia amat menyukai puisi tapi ia tidak bisa seperti WS Rendra yang mampu membaca puisi dengan daya getar yang tinggi, Ebit G Ade membaca puisi dengan petikan gitar disaat itulah ia menemukan daya hidup puisi yang ia tulis...
Ebiet G Ade, bersahabat dengan Emha Ainun Nadjib sejak muda, mereka berdua adalah dedengkot Malioboro dibawah kekuatan mistikal narasi Umbu Landu Paranggi, Ebiet memilih jalan hidupnya sebagai penyanyi...
Dan ia besar jadi penyanyi, awalnya ia banyak menulis lagu tentang penderitaan dan bencana, Di bulan Juni 1978, ia menulis " Berita Kepada Kawan " setelah bencana gas beracun di Dataran Tinggi Dieng. Pada tahun 1981, ia menulis " Sebuah Tragedi 1981 " mengenai tenggelamnya KMP Tampomas II di Kepulauan Masalembu. Setelah letusan Gunung Galunggung pada 1982, ia menulis " Untuk Kita Renungkan ". Lagu " Masih Ada Waktu " juga didasarkan saat kejadian kecelakaan kereta api Bintaro.
Ada juga lagu kenangan yang membuat hati selalu gemetar bila mendengar lagu Ebiet seperti lagu : "Titip Rindu Buat Ayah" lagu lagu Ebiet G Ade amat populer di tahun 80-an, bahkan sampai saat ini masih banyak orang menyanyikannya.
Nama Ebiet dari gurunya, saat itu ia kursus bahasa Inggris, kebetulan gurunya adalah native speaker dari Inggris yang memanggilnya Ebiet dari Abid, biasalah orang Inggris kan bilang A jadi E, disinilah nama Ebiet bermula, begitu juga dengan kata A ADE, singkatan dari Ghoffar dan ADE kependekan dari nama ayahnya Aboe Dja'far...
Rumah Ebiet ada di Ciganjur dan menghadap taman DKI Tabebuya yang indah, rumahnya pas turunan Herman Susilo dan di tahun 80-an, rumah ebiet kerap jadi seruan kenek Mikrolet M 20, "Ebiet...ebiet... kiri"
Lagu lagu Ebiet amat puitis, karena memang bila ia mencipta lagu, biasanya ia menulis puisi dulu lalu diramu dengan petikan gitar.
Kalimat lagu lagunya amat puitis, seperti kata ini :
Ijinkanlah ku kecup keningmu
bukan hanya ada di dalam angan
esok pagi, kau buka jendela
'kan kau dapati seikat kembang merah
Engkau tahu, aku mulai bosan
bercumbu dengan bayang-bayang
bantulah aku temukan diri,
menyambut pagi, membuang sepi...

Ebiet G Ade

Ebiet G Ade, nama aslinya Abid Ghoffar bin Aboe Dja'far 1954, lahir di Wanadadi, Banjarnegara. Semasa muda merantau ke Yogyakarta dan disana ia banyak bergumul dengan seniman seniman Yogya saat itu.
Tahun tahun pergumulannya di Malioboro adalah antara tahun 1971 sampai dengan 1979, ia amat menyukai puisi tapi ia tidak bisa seperti WS Rendra yang mampu membaca puisi dengan daya getar yang tinggi, Ebit G Ade membaca puisi dengan petikan gitar disaat itulah ia menemukan daya hidup puisi yang ia tulis...
Ebiet G Ade, bersahabat dengan Emha Ainun Nadjib sejak muda, mereka berdua adalah dedengkot Malioboro dibawah kekuatan mistikal narasi Umbu Landu Paranggi, Ebiet memilih jalan hidupnya sebagai penyanyi...
Dan ia besar jadi penyanyi, awalnya ia banyak menulis lagu tentang penderitaan dan bencana, Di bulan Juni 1978, ia menulis " Berita Kepada Kawan " setelah bencana gas beracun di Dataran Tinggi Dieng. Pada tahun 1981, ia menulis " Sebuah Tragedi 1981 " mengenai tenggelamnya KMP Tampomas II di Kepulauan Masalembu. Setelah letusan Gunung Galunggung pada 1982, ia menulis " Untuk Kita Renungkan ". Lagu " Masih Ada Waktu " juga didasarkan saat kejadian kecelakaan kereta api Bintaro.
Ada juga lagu kenangan yang membuat hati selalu gemetar bila mendengar lagu Ebiet seperti lagu : "Titip Rindu Buat Ayah" lagu lagu Ebiet G Ade amat populer di tahun 80-an, bahkan sampai saat ini masih banyak orang menyanyikannya.
Nama Ebiet dari gurunya, saat itu ia kursus bahasa Inggris, kebetulan gurunya adalah native speaker dari Inggris yang memanggilnya Ebiet dari Abid, biasalah orang Inggris kan bilang A jadi E, disinilah nama Ebiet bermula, begitu juga dengan kata A ADE, singkatan dari Ghoffar dan ADE kependekan dari nama ayahnya Aboe Dja'far...
Rumah Ebiet ada di Ciganjur dan menghadap taman DKI Tabebuya yang indah, rumahnya pas turunan Herman Susilo dan di tahun 80-an, rumah ebiet kerap jadi seruan kenek Mikrolet M 20, "Ebiet...ebiet... kiri"
Lagu lagu Ebiet amat puitis, karena memang bila ia mencipta lagu, biasanya ia menulis puisi dulu lalu diramu dengan petikan gitar.
Kalimat lagu lagunya amat puitis, seperti kata ini :
Ijinkanlah ku kecup keningmu
bukan hanya ada di dalam angan
esok pagi, kau buka jendela
'kan kau dapati seikat kembang merah
Engkau tahu, aku mulai bosan
bercumbu dengan bayang-bayang
bantulah aku temukan diri,
menyambut pagi, membuang sepi...
Minggu, 24 Juli 2016 - , , , , , , 0 komentar

Dukung Program Joko Widodo : Amnesty Pajak


"JANGAN MEREMEHKAN TAX AMNESTY"

Berikut hasil ringkasan pernyataan Jokowi 15 Juni 2016, dalam acara sosialisasi Amnesti Pajak - Grand City Surabaya.

Tax Amnesty berbeda dengan pemutihan. Tax Amnesti merupakan penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan.

Secara lebih ringkas tax amnesti itu UNGKAP-TEBUS-LEGA

1. UNGKAP
Laporkan seluruh harta yang belum dilaporkan atau disembunyikan selama ini sampai dengan spt tahunan pph terakhir 2015.

2. TEBUS
Pembayaran sejumlah uang (tarif) ke kas negara untuk mendapatkan amnesti pajak.
Uang tebusan = Tarif x Nilai Harta Bersih
Nilai harta bersih = Harta - Utang

Harta adalah seluruh kekayaan dalam bentuk apapun, Sedangkan utang adalah jumlah pokok utang yang belum dibayar berkaitan langsung dengan perolehan harta.

Tarif yang berlaku sebagai berikut:
Pengungkapan harta di dalam wilayah NKRI dan repatriasi harta dari luar negeri
Periode  I / II / III :  2%  /  3%  /  5%

Pengungkapan harta di luar wilayah NKRI
Periode  I / II / III :  4%  /  6%  /  10%

Dana yang berasal dari luar negeri yang kemudian dibawa masuk ke indonesia, harus minim diendapkan selama 3 tahun.

Contoh ilustrasi:
Kekayaan atau Harta si A sekitar 3 Milyar. Sedangkan si A selama ini hanya melaporkan 1 Milyar (terakhir SPT 2015).
Adanya selisih 2 milyar yang tidak pernah dilaporkan / disembunyikan itu yang akan dikenakan tarif tax amnesti.
Berarti si A harus membayar tebusan 2% dari 2 Milyar, jika dilakukan di periode pertama.

3. LEGA
Anda tidak perlu takut apapun lagi dalam berinvestasi, karena ibaratnya pelaporan pajak anda di reset untuk kembali menjadi 0.

INI YANG PALING PENTING:
Seseorang yang telah mengikuti tax amnesty akan ada payung hukum, dimana TIDAK DAPAT dijadikan dasar "penyelidikan, Penyidikan, dan/atau Penuntutan tindak pidana apapun".
Nama dan data sangat dirahasiakan. Orang dalam yang membocorkan akan ada tindak pidana berat.

Apa yang membuat semua orang yang merasa melanggar harus ikut?

Perlu diketahui setelah 31 Maret 2017 (berakhirnya Tax Amnesty), yang ketahuan tidak pernah melaporkan akan dikenakan sangat sangat tinggi yaitu dikenai pph + tambah sanksi 200% + pidana penjara.

Berjalannya tax amnesty akan ada kelanjutan revisi undang-undang ketentuan ppn dan pph, dimana kemungkinan akan lebih dipermudah.

Quartal pertama tahun 2018 atau 2 tahun lagi, semua lembaga akan mewajibkan menyerahkan seluruh data ke badan pajak. Seperti perbankan, asuransi, kartu kredit, dan lembaga lainnya. Bahkan kerjasama dengan negara-negara dunia telah menandatangani untuk saling keterbukaan. Dengan kata lain orang-orang yang tidak ikut tax amnesty akan sangat gampang ketahuan bahkan bagi yang mempunyai keuangan di Swiss, Singapore atau negara lainnya akan mudah terdeteksi. Dengan kata lain, denda 200% dan pidana akan diberlakukan.

Anda hanya ada 2 pilihan:
1. LAKUKAN Tax Amnesty dan menjalankan sebagai warga negara yang taat dan tanpa beban dengan membayar tebusan yang lebih murah, atau
2. ABAIKAN. dimana anda hanya bisa simpan uang anda seumur hidup di rumah dengan hidup penuh beban dan rasa takut dalam melakukan investasi.

Bagaimana cara mengikuti Tax Amnesti?

Anda hanya perlu datang ke kantor pajak, dengan mengambil sebuah form. Form yang dibuat sangat sederhana, bahkan beberapa data yang perlu difotocopy sangat sedikit dan dipermudah. Tidak seperti broadcast palsu yang seolah-olah sangat banyak persyaratannya.

Untuk informasi terkait Tax Amnesty ke call center 1500745

Mari membangun bangsa ini, melihat bahwa Tax Amnesty sebagai sesuatu yang positif. Semuanya untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia yang :lebih baik dan tentu semua untuk kebaikan bersama.