Tampilkan postingan dengan label Kebumen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebumen. Tampilkan semua postingan
Kamis, 26 Juli 2018 - , , , , , , , 0 komentar

Selisih Waktu Indonesia dan Negara lain

Bumi terus mengalami revolusi dan rotasi. Pergerakan rotasi bumi atau kondisi bumi yang berputar menurut porosnya ini lah yang menyebabkan adanya perbedaan waktu siang dan malam di berbagai belahan bumi.
Artinya, jika pada suatu waktu di suatu negara sedang siang hari, maka di waktu yang bersamaan, di belahan bumi yang lain ada negara atau wilayah yang sedang mengalami malam hari. Waktu yang terjadi antara satu daerah dan daerah lain pun bisa berlainan karena kemunculan matahari yang berbeda akibat rotasi bumi ini.


Begitu pula dengan Indonesia. Pada satu negara Indonesia saja, antara satu daerah dan daerah lain bisa terjadi perbedaan waktu atau jam. Perbedaan waktu di Indonesia dikelompokkan dalam tiga wilayah, yakni wilayah Indonesia bagian barat, wilayah Indonesia bagian tengah dan wilayah Indonesia bagian timur.
Di masing lebih lambat (-) masing wilayah, dari barat ke timur, waktu berlangsung lebih cepat, dengan selisih satu jam. Artinya, pada area WIB atau waktu Indonesia barat sedang pukul 01.00, maka pada area WITA atau waktu Indonesia tengah sudah pukul 02.00, sementara pada area WIT atau waktu Indonesia timur sudah pukul 03.00.
Lalu, bagaimana dengan perbedaan waktu Indonesia dengan negara lebih lambat (-) negara lain di dunia? Ada pula perbedaan waktu Indonesia dan dunia yang terjadi. Ada daerah yang mengalami waktu lebih cepat, ada pula yang lebih lambat.
Agar lebih jelas, berikut ini terdapat daftar selisih perbedaan waktu Indonesia dan negara lain di dunia secara lengkap yang bisa dijadikan sebagai referensi.
Penulisan yang disampaikan adalah untuk perhitungan selisih jam dan menit. Berarti, untuk (-) 01.00 artinya selisih 1 jam lebih lambat dari waktu di Indonesia. Dan untuk (+) 01.30 berarti selisih 1 jam dan 30 menit lebih cepat dari waktu di Indonesia.
Perbedaan waktu Indonesia dan negara Asia
  • Afghanistan lebih lambat (-) 02.30,
  • Bangladesh lebih lambat (-) 01.00,
  • Bhutan lebih lambat (-) 01.00,
  • Brunei Darussalam lebih cepat (+) 01.00,
  • Cina lebih cepat (+) 01.00,
  • Filipina lebih cepat (+) 01.00,
  • Hong Kong lebih cepat (+) 01.00,
  • India lebih lambat (-) 01.30,
  • Jepang lebih cepat (+) 02.00,
  • Kamboja lebih cepat (+) 00.00,
  • Korea Selatan lebih cepat (+) 02.00,
  • Korea Utara lebih cepat (+) 02.00,
  • Laos lebih cepat (+) 00.00,
  • Laut Cina Selatan lebih cepat (+) 01.00,
  • Makau lebih cepat (+) 01.00,
  • Maladewa lebih lambat (-) 02.00,
  • Malaysia lebih cepat (+) 01.00,
  • Mongolia lebih cepat (+) 01.00,
  • Myanmar lebih lambat (-) 00.30,
  • Nepal lebih lambat (-) 01.15,
  • Pakistan lebih lambat (-) 02.00,
  • Principality of New Pacific lebih cepat (+) 01.00,
  • Singapura lebih cepat (+) 01.00,
  • Sri Lanka lebih lambat (-) 01.30,
  • Taiwan lebih cepat (+) 01.00,
  • Thailand lebih cepat (+) 00.00,
  • Timor Leste lebih cepat (+) 02.00,
  • Vietnam lebih cepat (+) 00.00.
Perbedaan waktu Indonesia dan negara Timur Tengah
  • Arab Saudi lebih lambat (-) 04.00,
  • Bahrain lebih lambat (-) 04.00,
  • Irak lebih lambat (-) 04.00,
  • Iran lebih lambat (-) 03.30,
  • Israel lebih lambat (-) 05.00,
  • Kuwait lebih lambat (-) 04.00,
  • Lebanon lebih lambat (-) 04.00,
  • Oman lebih lambat (-) 03.00,
  • Palestina lebih lambat (-) 04.00,
  • Qatar lebih lambat (-) 04.00,
  • Suriah lebih lambat (-) 04.00,
  • Uni Emirat Arab lebih lambat (-) 03.00,
  • Yaman lebih lambat (-) 04.00,
  • Yordania lebih lambat (-) 04.00.
Perbedaan waktu Indonesia dan negara Afrika
  • Afrika Selatan lebih lambat (-) 05.00,
  • Aljazair lebih lambat (-) 06.00,
  • Angola lebih lambat (-) 05.00,
  • Burundi lebih lambat (-) 05.00,
  • Etiopia lebih lambat (-) 05.00,
  • Gabon lebih lambat (-) 05.00,
  • Gambia lebih lambat (-) 05.00,
  • Ghana lebih lambat (-) 05.00,
  • Jibouti lebih lambat (-) 05.00,
  • Kamerun lebih lambat (-) 05.00,
  • Kenya lebih lambat (-) 05.00,
  • Komoro lebih lambat (-) 05.00,
  • Liberia lebih lambat (-) 05.00,
  • Libya lebih lambat (-) 05.00,
  • Madagaskar lebih lambat (-) 05.00,
  • Malawi lebih lambat (-) 05.00,
  • Mali lebih lambat (-) 05.00,
  • Maroko lebih lambat (-) 05.00,
  • Mesir lebih lambat (-) 05.00,
  • Mozambik lebih lambat (-) 05.00,
  • Nigeria lebih lambat (-) 05.00,
  • Pantai Gading lebih lambat (-) 05.00,
  • Republik Afrika Tengah lebih lambat (-) 05.00,
  • Republik Demokratik Kongo lebih lambat (-) 05.00,
  • Rwanda lebih lambat (-) 05.00,
  • Sahara Barat lebih lambat (-) 05.00,
  • Senegal lebih lambat (-) 05.00,
  • Somalia lebih lambat (-) 05.00,
  • Sudan lebih lambat (-) 05.00,
  • Swaziland lebih lambat (-) 05.00,
  • Tanzania lebih lambat (-) 05.00,
  • Togo lebih lambat (-) 05.00,
  • Tunisia lebih lambat (-) 05.00,
  • Uganda lebih lambat (-) 05.00,
  • Zambia lebih lambat (-) 05.00,
  • Zimbabwe lebih lambat (-) 05.00.
Perbedaan waktu Indonesia dan negara Eropa
  • Albania lebih lambat (-) 05.00,
  • Austria lebih lambat (-) 05.00,
  • Belanda lebih lambat (-) 05.00,
  • Belgia lebih lambat (-) 05.00,
  • Bosnialebih lambat (-) Hercegovina lebih lambat (-) 05.00,
  • Britania Raya lebih lambat (-) 06.00,
  • Bulgaria lebih lambat (-) 04.00,
  • Denmark lebih lambat (-) 05.00,
  • Finlandia lebih lambat (-) 04.00,
  • Hongaria lebih lambat (-) 05.00,
  • Irlandia lebih lambat (-) 06.00,
  • Islandia lebih lambat (-) 07.00,
  • Italia lebih lambat (-) 05.00,
  • Jerman lebih lambat (-) 05.00,
  • Kroasia lebih lambat (-) 05.00,
  • Luksemburg lebih lambat (-) 05.00,
  • Malta lebih lambat (-) 05.00,
  • Monako lebih lambat (-) 05.00,
  • Norwegia lebih lambat (-) 05.00,
  • Perancis lebih lambat (-) 05.00,
  • Polandia lebih lambat (-) 05.00,
  • Portugal lebih lambat (-) 06.00,
  • Republik Ceko lebih lambat (-) 05.00,
  • Rumania lebih lambat (-) 04.00,
  • Serbia lebih lambat (-) 05.00,
  • Slovenia lebih lambat (-) 05.00,
  • Slowakia lebih lambat (-) 05.00,
  • Spanyol lebih lambat (-) 05.00,
  • Swedia lebih lambat (-) 05.00,
  • Swiss lebih lambat (-) 05.00,
  • Vatikan lebih lambat (-) 05.00,
  • Yunani lebih lambat (-) 04.00.
Perbedaan waktu Indonesia dan negara Amerika

  • Belize lebih lambat (-) 13.00,
  • El Salvador lebih lambat (-) 13.00,
  • Honduras lebih lambat (-) 13.00,
  • Kosta Rika lebih lambat (-) 13.00,
  • Nikaragua lebih lambat (-) 13.00,
  • Panama lebih lambat (-) 12.00,
  • Argentina lebih lambat (-) 10.00,
  • Bolivia lebih lambat (-) 11.00,
  • Brasil lebih lambat (-) 10.00,
  • Chili lebih lambat (-) 10.00,
  • Ekuador lebih lambat (-) 12.00,
  • Guyana Perancis lebih lambat (-) 10.00,
  • Kolombia lebih lambat (-) 12.00,
  • Paraguay lebih lambat (-) 10.00,
  • Peru lebih lambat (-) 12.00,
  • Suriname lebih lambat (-) 10.00,
  • Uruguay lebih lambat (-) 09.00,
  • Venezuela lebih lambat (-) 11.30,
  • Amerika Serikat lebih lambat (-) 11.00,
  • Bermuda lebih lambat (-) 10.00,
  • Kanada lebih lambat (-) 12.00,
  • Meksiko lebih lambat (-) 12.00.
Rabu, 15 November 2017 - , , , , , , , , , , 0 komentar

Umroh Plus Kairo April 2018

Bismillah....
Dibuka pendaftaran umroh plus Mesir dan Alexandria. Akhir April 2018. Estimasi All in 20jt.
Promo seat terbatas.
Tau dong cantiknya kota Alexandria, ziarah ke makam, pyramid of giza, masjid Al Azhar dll. Jangan lewatkan kesempatan beribadah sambil berwisata ke negara seribu menara. Fast respond via WA, sebelum tiket naik. Hubungi WA Syarif Thoyib WA-085693772077
Fasilitas :
1. Tiket PP
2. Visa Arab Normal + Visa Mesir
3. Hotel
4. Bus Wisata
5. Makan 3x sehari
6. Zamzam 5 liter
7. Muthawwif
8. Muthawwifah ke Raudhah
9. Name Tag, gelang dan Buku Panduan Umroh
10. Manasik Umroh

Tidak termasuk :
- Biaya pembuatan passport, suntik meningitis, handling bandara dan biaya surat mahrom bagi wanita yang bepergian sendiri usia dibawah 45 tahun.
HARGA TIKET SEWAKTU-WAKTU BERUBAH
Selasa, 12 Juli 2016 - , , , , , , , , 0 komentar

CARA KAPITALISME MENGUASAI DUNIA

[Tulisan panjaaaaang dari Ustadz Dwi Condro Triyono, Ph.D ini nambah ilmu banget, baca pelan-pelan dan pahami yak, sayang kalo kelewatan]
Sistem ekonomi kapitalisme telah mengajarkan bahwa pertumbuhan ekonomi hanya akan terwujud jika semua pelaku ekonomi terfokus pada akumulasi kapital (modal).
Mereka lalu menciptakan sebuah mesin “penyedot uang” yang dikenal dengan lembaga perbankan. Oleh lembaga ini, sisa-sisa uang di sektor rumah tangga yang tidak digunakan untuk konsumsi akan “disedot”.
Lalu siapakah yang akan memanfaatkan uang di bank tersebut? Tentu mereka yang mampu memenuhi ketentuan pinjaman (kredit) dari bank, yaitu: fix return dan agunan. Konsekuensinya, hanya pengusaha besar dan sehat sajalah yang akan mampu memenuhi ketentuan ini. Siapakah mereka itu? Mereka itu tidak lain adalah kaum kapitalis, yang sudah mempunyai perusahaan yang besar, untuk menjadi lebih besar lagi.
Nah, apakah adanya lembaga perbankan ini sudah cukup? Bagi kaum kapitalis tentu tidak ada kata cukup. Mereka ingin terus membesar. Dengan cara apa?
Yaitu dengan pasar modal. Dengan pasar ini, para pengusaha cukup mencetak kertas-kertas saham untuk dijual kepada masyarakat dengan iming-iming akan diberi deviden.
Siapakah yang memanfaatkan keberadaan pasar modal ini? Dengan persyaratan untuk menjadi emiten dan penilaian investor yang sangat ketat, lagi-lagi hanya perusahaan besar dan sehat saja yang akan dapat menjual sahamnya di pasar modal ini.
Siapa mereka itu? Kaum kapitalis juga, yang sudah mempunyai perusahaan besar, untuk menjadi lebih besar lagi. Adanya tambahan pasar modal ini, apakah sudah cukup? Bagi kaum kapitalis tentu tidak ada kata cukup. Mereka ingin terus membesar. Dengan cara apa lagi?
Cara selanjutnya yaitu dengan “memakan perusahaan kecil”. Bagaimana caranya? Menurut teori Karl Marx, dalam pasar persaingan bebas, ada hukum akumulasi kapital (the law of capital accumulations), yaitu perusahaan besar akan “memakan” perusahaan kecil. Contohnya, jika di suatu wilayah banyak terdapat toko kelontong yang kecil, maka cukup dibangun sebuah mal yang besar. Dengan itu toko-toko itu akan tutup dengan sendirinya.
Dengan apa perusahaan besar melakukan ekspansinya? Tentu dengan didukung oleh dua lembaga sebelumnya, yaitu perbankan dan pasar modal.
Agar perusahaan kapitalis dapat lebih besar lagi, mereka harus mampu memenangkan persaingan pasar. Persaingan pasar hanya dapat dimenangkan oleh mereka yang dapat menjual produk-produknya dengan harga yang paling murah. Bagaimana caranya?
Caranya adalah dengan mengusai sumber-sumber bahan baku seperti: pertambangan, bahan mineral, kehutanan, minyak bumi, gas, batubara, air, dsb. Lantas, dengan cara apa perusahaan besar dapat menguasai bahan baku tersebut? Lagi-lagi, tentu saja dengan dukungan permodalan dari dua lembaganya, yaitu perbankan dan pasar modal.
Jika perusahaan kapitalis ingin lebih besar lagi, maka cara berikutnya adalah dengan “mencaplok” perusahaan milik negara (BUMN).
Kita sudah memahami bahwa perusahaan negara umumnya menguasai sektor-sektor publik yang sangat strategis, seperti: sektor telekomunikasi, transportasi, pelabuhan, keuangan, pendidikan, kesehatan, pertambangan, kehutanan, energi, dsb. Bisnis di sektor yang strategis tentu merupakan bisnis yang sangat menjanjikan, karena hampir tidak mungkin rugi. Lantas bagaimana caranya?
Caranya adalah dengan mendorong munculnya Undang-Undang Privatisasi BUMN. Dengan adanya jaminan dari UU ini, perusahaan kapitalis dapat dengan leluasa “mencaplok” satu per satu BUMN tersebut. Tentu tetap dengan dukungan permodalan dari dua lembaganya, yaitu perbankan dan pasar modal.
Jika dengan cara ini kaum kapitalis sudah mulai bersinggungan dengan UU, maka sepak terjangnya tentu akan mulai banyak menemukan hambatan. Bagaimana cara mengatasinya?
Caranya ternyata sangat mudah, yaitu dengan masuk ke sektor kekuasaan itu sendiri. Kaum kapitalis harus menjadi penguasa, sekaligus tetap sebagai pengusaha.
Untuk menjadi penguasa tentu membutuhkan modal yang besar, sebab biaya kampanye itu tidak murah. Bagi kaum kapitalis hal itu tentu tidak menjadi masalah, sebab permodalannya tetap akan didukung oleh dua lembaga sebelumnya, yaitu perbankan dan pasar modal.
Jika kaum kapitalis sudah melewati cara-cara ini, maka hegemoni (pengaruh) ekonomi di tingkat nasional hampir sepenuhnya terwujud. Hampir tidak ada problem yang berarti untuk dapat mengalahkan kekuatan hegemoni ini. Namun, apakah masalah dari kaum kapitalis sudah selesai sampai di sini?
Tentu saja belum. Ternyata hegemoni ekonomi di tingkat nasional saja belumlah cukup. Mereka justru akan menghadapi problem baru. Apa problemnya?
Problemnya adalah terjadinya ekses produksi. Bagi perusahaan besar, yang produksinya terus membesar, jika produknya hanya dipasarkan di dalam negeri saja, tentu semakin lama akan semakin kehabisan konsumen. Lantas, kemana mereka harus memasarkan kelebihan produksinya? Dari sinilah akan muncul cara-cara berikutnya, yaitu dengan melakukan hegemoni di tingkat dunia.
Caranya adalah dengan membuka pasar di negara-negara miskin dan berkembang yang padat penduduknya. Teknisnya adalah dengan menciptakan organisasi perdagangan dunia (WTO), yang mau tunduk pada ketentuan perjanjian perdagangan bebas dunia (GATT), sehingga semua negara anggotanya akan mau membuka pasarnya tanpa halangan tarif bea masuk, maupun ketentuan kuota impornya (bebas proteksi).
Dengan adanya WTO dan GATT tersebut, kaum kapitalis dunia akan dengan leluasa dapat memasarkan kelebihan produknya di negara-negara “jajahan”-nya.
Untuk mewujudkan ekspansinya ini, perusahaan kapitalis dunia tentu akan tetap didukung dengan permodalan dari dua lembaga andalannya, yaitu perbankan dan pasar modal.
Jika kapitalis dunia ingin lebih besar lagi, maka caranya tidak hanya cukup dengan mengekspor kelebihan produksinya. Mereka harus membuka perusahaannya di negara-negara yang menjadi obyek ekspornya. Yaitu dengan membuka Multi National Coorporations (MNC) atau perusahaan lintas negara, di negara-negara sasarannya.
Dengan membuka langsung perusahaan di negara tempat pemasarannya, mereka akan mampu menjual produknya dengan harga yang jauh lebih murah. Strategi ini juga sekaligus dapat menangkal kemungkinan munculnya industri-industri lokal yang berpotensi menjadi pesaingnya.
Untuk mewujudkan ekspansinya ini, perusahaan kapitalis dunia tentu akan tetap didukung dengan permodalan dari dua lembaganya, yaitu perbankan dan pasar modal.
Apakah dengan membuka MNC sudah cukup? Jawabnya tentu saja belum. Masih ada peluang untuk menjadi semakin besar lagi. Caranya? Yaitu dengan menguasai sumber-sumber bahan baku yang ada di negara tersebut.
Untuk melancarkan jalannya ini, kapitalis dunia harus mampu mendikte lahirnya berbagai UU yang mampu menjamin agar perusahaan asing dapat menguasai sepenuhnya sumber bahan baku tersebut.
Contoh yang terjadi di Indonesia adalah lahirnya UU Penanaman Modal Asing (PMA), yang memberikan jaminan bagi perusahaan asing untuk menguasai lahan di Indonesia sampai 95 tahun lamanya (itu pun masih bisa diperpanjang lagi). Contoh UU lain, yang akan menjamin kebebasan bagi perusahaan asing untuk mengeruk kekayaan SDA Indonesia adalah: UU Minerba, UU Migas, UU Sumber Daya Air, dsb.
Menguasai SDA saja tentu belum cukup bagi kapitalis dunia. Mereka ingin lebih dari itu. Dengan cara apa? Yaitu dengan menjadikan harga bahan baku lokal menjadi semakin murah. Teknisnya adalah dengan menjatuhkan nilai kurs mata uang lokalnya.
Untuk mewujudkan keinginannya ini, prasyarat yang dibutuhkan adalah pemberlakuan sistem kurs mengambang bebas bagi mata uang lokal tersebut. Jika nilai kurs mata uang lokal tidak boleh ditetapkan oleh pemerintah, lantas lembaga apa yang akan berperan dalam penentuan nilai kurs tersebut?
Jawabannya adalah dengan Pasar Valuta Asing (valas). Jika negara tersebut sudah membuka Pasar Valasnya, maka kapitalis dunia akan lebih leluasa untuk “mempermainkan” nilai kurs mata uang lokal, sesuai dengan kehendaknya. Jika nilai kurs mata uang lokal sudah jatuh, maka harga bahan-bahan baku lokal dijamin akan menjadi murah, kalau dibeli dengan mata uang mereka.
Jika ingin lebih besar lagi, ternyata masih ada cara selanjutnya. Cara selanjutnya adalah dengan menjadikan upah tenaga kerja lokal bisa menjadi semakin murah. Bagaimana caranya? Yaitu dengan melakukan proses liberalisasi pendidikan di negara tersebut. Teknisnya adalah dengan melakukan intervesi terhadap UU Pendidikan Nasionalnya.
Jika penyelenggaraan pendidikan sudah diliberalisasi, berarti pemerintah sudah tidak bertanggung jawab untuk memberikan subsidi bagi pendidikannya. Hal ini tentu akan menyebabkan biaya pendidikan akan semakin mahal, khususnya untuk pendidikan di perguruan tinggi. Akibatnya, banyak pemuda yang tidak mampu melanjutkan studinya di perguruan tinggi.
Keadaan ini akan dimanfaatkan dengan mendorong dibukanya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak-banyaknya. Dengan sekolah ini tentu diharapkan akan banyak melahirkan anak didik yang sangat terampil, penurut, sekaligus mau digaji rendah. Hal ini tentu lebih menguntungkan, jika dibanding dengan mempekerjakan sarjana. Sarjana biasanya tidak terampil, terlalu banyak bicara dan maunya digaji tinggi.
Sebagaimana telah diuraikan di atas, cara-cara hegemoni kapitalis dunia di negara lain ternyata banyak mengunakan intervesi UU. Hal ini tentu tidak mudah dilakukan, kecuali harus dilengkapi dengan cara yang lain lagi. Nah, cara inilah yang akan menjamin proses intervensi UU akan dapat berjalan dengan mulus. Bagaimana caranya?
Caranya adalah dengan menempatkan penguasa boneka. Penguasa yang terpilih di negara tersebut harus mau tunduk dan patuh terhadap keinginan dari kaum kapitalis dunia. Bagaimana strateginya?
Strateginya adalah dengan memberikan berbagai sarana bagi mereka yang mau menjadi boneka. Sarana tersebut, mulai dari bantuan dana kampanye, publikasi media, manipulasi lembaga survey, hingga intervesi pada sistem perhitungan suara pada Komisi Pemilihan Umumnya.
Nah, apakah ini sudah cukup? Tentu saja belum cukup. Mereka tetap saja akan menghadapi problem yang baru. Apa problemnya?
Jika hegemoni kaum kapitalis terhadap negara-negara tertentu sudah sukses, maka akan memunculkan problem baru. Problemnya adalah “mati”-nya negara jajahan tersebut. Bagi sebuah negara yang telah sukses dihegemoni, maka rakyat di negara tersebut akan semakin miskin dan melarat. Keadaan ini tentu akan menjadi ancaman bagi kaum kapitalis itu sendiri. Mengapa?
Jika penduduk suatu negeri itu jatuh miskin, maka hal itu akan menjadi problem pemasaran bagi produk-produk mereka. Siapa yang harus membeli produk mereka jika rakyatnya miskin semua? Di sinilah diperlukan cara berikutnya.
Agar rakyat negara miskin tetap memiliki daya beli, maka kaum kapitalis dunia perlu mengembangkan Non Government Organizations (NGO) atau LSM. Tujuan pendirian NGO ini adalah untuk melakukan pengembangan masyarakat (community development), yaitu pemberian pendampingan pada masyarakat agar bisa mengembangkan industri-industri level rumahan (home industry), seperti kerajinan tradisionil maupun industri kreatif lainnya. Masyarakat harus tetap berproduksi (walaupun skala kecil), agar tetap memiliki penghasilan.
Agar operasi NGO ini tetap eksis di tengah masyarakat, maka diperlukan dukungan dana yang tidak sedikit. Kaum kapitalis dunia akan senantiasa men-support sepenuhnya kegiatan NGO ini. Jika proses pendampingan masyarakat ini berhasil, maka kaum kapitalis dunia akan memiliki tiga keuntungan sekaligus, yaitu: masyarakat akan tetap memiliki daya beli, akan memutus peran pemerintah dan yang terpenting adalah, negara jajahannya tidak akan menjadi negara industri besar untuk selamanya.
Sampai di titik ini kapitalisme dunia tentu akan mencapai tingkat kejayaan yang nyaris “sempurna”. Apakah kaum kapitalis sudah tidak memiliki hambatan lagi? Jawabnya ternyata masih ada. Apa itu? Ancaman krisis ekonomi. Sejarah panjang telah membuktikan bahwa ekonomi kapitalisme ternyata menjadi pelanggan yang setia terhadap terjadinya krisis ini.
Namun demikian, bukan berarti mereka tidak memiliki solusi untuk mengatasinya. Mereka masih memiliki jurus pamungkasnya. Apa itu?
Ternyata sangat sederhana. Kaum kapitalis cukup “memaksa” pemerintah untuk memberikan talangan (bailout) atau stimulus ekonomi. Dananya berasal dari mana? Tentu akan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sebagaimana kita pahami bahwa sumber pendapatan negara adalah berasal dari pajak rakyat. Dengan demikian, jika terjadi krisis ekonomi, siapa yang harus menanggung bebannya. Jawabnya adalah: rakyat, melalui pembayaran pajak yang akan terus dinaikkan besarannya, maupun jenis-jenisnya.
Bagaimana hasil akhir dari semua ini? Kaum kapitalis akan tetap jaya dan rakyat selamanya akan tetap menderita. Dimanapun negaranya, nasib rakyat akan tetap sama. Itulah produk dari hegemoni kapitalisme dunia

DOKTER-PRENEUR! DOKTER LULUSAN UGM YANG JADI PEMBERSIH SEPATU



DOKTER-PRENEUR! DOKTER LULUSAN UGM YANG JADI PEMBERSIH SEPATU

Dari hobi membersihkan sepatu, dokter muda ini punya 20 cabang usaha Shoes And Care hingga di Singapura!

Sudah 4 bulan saya tidak siaran Kongkow Bisnis di Geronimo FM Jogja, malam tadi saya diundang lagi buat membredel tamunya di Acara Kobis Live di Dixie. Menarik kali ini.. Saya harus berdecak kagum dengan keuletannya! Baca obrolannya dibawah ini.. Akan bikin kepalamu meletup!!

"Nama Saya Tirta Hudhi, umur saya 25 tahun mas.. Saya tukang bersih-bersih sepatu, karena itu hobi saya sejak dulu. Seneng kalo ngelihat sepatu yang bersih. Pekerjaan sampingan saya sebagai dokter umum di RSA UGM di Ringroad Utara Jogja, rencana mau ambil spesialis bedah juga.. "

Whoootttt!! *saya mendelik
"Bentar-bentar! Dokter beneran kamu ini? Bukan dokter bedah sepatu... "

"Beneran mas.. Asli saya Karanganyar (Solo coret hehe) 3,5 tahun saya kuliah kedokteran di UGM dari tahun 2009, lanjut koas selesai tahun 2015, langsung kerja di rumah sakit. Dulu waktu ngekost di daerah Pogung saya seneng bener bersih-bersih sepatu, terus saya pajang di depan kamar kost, eh banyak temen-temen yang nitip, lama-lama makin banyak. Ada temen yang usul, sekalian aja kamu bisnisin dapet duit. Eh bener juga ya.. Pas waktu itu saya harus membeli buku-buku kedokteran yang mahal, gak mau jadi beban orang tua saya harus membeli buku-buku itu sendiri. Jadi kalo pulang kuliah jam 3 sore, saya di kost membersihkan sepatu pesanan, sampai jam 9 malam, lanjut belajar deh!"

"Wow! Gak gengsi kamu ini.. Mahasiswa kedokteran jadi tukang bersih-bersih sepatu?"

"Ngapain juga gengsi mas, dapat uang halal kok. Sampai akhirnya saya online-kan di forum jual beli kaskus, pesanan makin banyak bahkan dari luar kota. Sepatu dikirim ke jogja, saya dibersihan terus dikirimkan lagi. Modal pertama hanya 400 ribu saja, buat beli alat-alatnya. Tahun berikutnya saya mendapat investor dari kawan ayah saya, 25 juta bikin toko pertama di alun-alun kidul Jogja. Dalam 3 bulan sudah balik modal, saya bagi hasil 20% untuk investornya."

"Wuuuik... Dari bersih-bersih sepatu bisa dapet 8 jutaan dong sebulan!"

"Saya mainkan di semua sosial media, pesanan jasa makin banyak, pernah kami dapat kiriman sepatu dari Bali, harganya itu 120 juta.. Sepatu mahaaal.. Padahal ongkos membersihkannya hanya 100ribu, dia puas akhirnya rutin jadi pelanggan kami. Satu outlet sekarang ada 2-3 karyawan. Saya mulai ekspansi bertahap ke berbagai kota, Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Medan, Tangerang, Pelembang hingga ke Singapura. Total ada 20 outlet saat ini dengan 85 karyawan. Outlet yang di Singapore karyawan saya juga orang sana.. Bukan dari Indonesia"

"Dalam 3 tahun bisnismu bisa cepat ekspansinya, kamu mengajak investor atau dengan utang?"

"Dari 20 outlet yang saya miliki 75% milik saya sendiri, 25% join dengan investor. Saya tidak pernah mengembangkan usaha dengan utang mas. Tiap dapat untung dari outlet-outlet saya putar terus untuk membuka cabang baru. Ayah saya mengajarkan jangan pernah membuka usaha dengan utang.. Itu hanya akan memberatkan, padahal ayah saya dulu kerjanya di BPR" lanjut Tirta sambil tertawa..

"Kamu masarin jasa kamu lewat sosial media?"

"Iya mas, all sosmed kami pakai. Kami di Shoes And Care pernah dapat penghargaan dari Google Singapore sebagai salah satu jasa yang paling banyak dicari di internet. Karena hasil kerja kami bagus dan memuaskan, ada perusahaan di Italy yang merekomendasikan kami menjadi rujukan untuk perawatan sepatu di Asia Tenggara. Kamu juga kaget pernah dapat kiriman sepatu dari Belanda. Ongkos bersihinnya 10 Euro, ongkos kirimnya 40 Euro. Lebih mahal ongkirnya, Tapi orangnya puas.. Seminggu beres sepatu kami kirimkan lagi ke Belanda"

"Muantab.... target kamu apa ke depan?"

"MEA sudah terbuka mas, saya punya impian Outlet Shoes And Care akan ada di Thailand, Vietnam, Malaysia, Brunei dan negara-negara lainnya, tapi saya tetap jadi dokter bedah di Jogja saja.."

Pasti bisaaa Tirtaaa!

Saya bertanya lagi di jeda waktu, ketika tidak on air diselingi lagi live dari band disana.

"Dengan 20 outlet, produk jasa.. Kamu pasti mampu dong beli mobil cash sendiri sekarang?"

"Mampu mas.. "

"Sudah beli? Mobil apa?"

"Belum mas.. Saya masih pakai Honda Supra 125 kemana-mana, uangnya mending saya tabung buat buka outlet lagi nantinya.."

Hehehe!! Tamparan kerasssss dari mas Dokter buat yang sok gaya beli mobil kreditan! Yang sudah sukses dan mampu beli  cash aja menunda kesenangan, daripada yang maksa beli demi pamer dan gaya hidup tapi habis itu pusiiiiiing mikir cicilan!

Ok mas Dokter!! Suksesss terus untukmu!
MAINKAN!!! Yang merduuuu... 🎶🎼

Salam,
@Saptuari

Pelepasan Siswa-Siswi Lulusan 2016 SMP Negeri 2 Maos

hari ini agendanya menghadiri undangan acara tersebut diatas
saya dapat undangan 2 (dua) buah, satu sebagai wali murid atas nama Inas Amirah Hasna dan satu lagi sebagai pengurus komite SMP Negeri2 Maos
karena ini hari kamis dan tidak libur kerja, saya sempetin untuk menghadiri dengan resiko ijin tidak masuk kerja dipagi hari

Minggu, 22 Mei 2016 - , , , , , , , , , , , , 0 komentar

sambut Ramadhan 1437H

tidak terasa, sebentar lagi Ramadhan 1437H kurang lebih 2 pekan lagi...mari kita sambut dengan hati yang gembira, laksana menyambut tamu agung
yuk rencanakan kegiatannya:
  1. Pengajian Akbar
  2. Festival Anak Sholeh
  3. Buka dan Sahur Bersama
  4. Berbagi Inspirasi dan Informasi
  5. Remaja Berkarya

Solusi Ke Baitulloh..

www.umrohsbllovely.com/?id=cilacap
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera teriring do’a semoga segala aktivitas kita senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, aamiin.
Paket yang kami tawarkan adalah :

1. Paket Promo Milad Untuk Keberangkatan Bulan Maret s/d Mei 2015 dengan umroh 9 Hari Hotel Bintang 5, hotel dekat dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan pelunasan dan dokumen 2 bulan sebelum keberangkatan dengan Kuota 300 Pax setiap bulan dengan Gratis Tiket Pesawat Domestik dari daerah asal ke Singapura

2. Paket Hemat Untuk Keberangkatan Pada Liburan Semester Sekolah Desember 2015 dengan Umroh 9 Hari, Hotel Bintang 4, hotel dekat dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan kuota 60 Pax dengan harga paket adalah :
a. Paket Harga Rp. 17.200.000 untuk pelunasan Bulan Februari 2015
b. Paket Harga Rp. 18.050.000 untuk pelunasan Bulan Maret 2015
c. Paket Harga Rp. 18.900.000 untuk pelunasan Bulan April 2015
d. Paket Harga Rp. 19.750.000 untuk pelunasan Bulan Mei 2015
www.umrohsbllovely.com/?id=cilacap
3. Paket Hemat Untuk Keberangkatan Pada Liburan Semester Sekolah Desember 2015 dengan Umroh 11 Hari, Hotel Bintang 4, hotel dekat dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan kuota 60 Pax dengan harga paket adalah :
a. Paket Harga Rp. 19.200.000 untuk pelunasan Bulan Februari 2015
b. Paket Harga Rp. 20.050.000 untuk pelunasan Bulan Maret 2015
c. Paket Harga Rp. 20.900.000 untuk pelunasan Bulan April 2015
d. Paket Harga Rp. 21.750.000 untuk pelunasan Bulan Mei 2015
www.umrohsbllovely.com/?id=cilacap
4. Paket Hemat Untuk Keberangkatan Pada Liburan Semester Sekolah Desember 2015 dengan Umroh 14 Hari, Hotel Bintang 4, hotel dekat dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan kuota 60 Pax dengan harga paket adalah :
a. Paket Harga Rp. 22.200.000 untuk pelunasan Bulan Februari 2015
b. Paket Harga Rp. 23.050.000 untuk pelunasan Bulan Maret 2015
c. Paket Harga Rp. 23.900.000 untuk pelunasan Bulan April 2015
d. Paket Harga Rp. 24.750.000 untuk pelunasan Bulan Mei 2015

5. Paket Hemat Untuk Keberangkatan Bulan Januari 2016 dengan Umroh 9 Hari, Hotel Bintang 4, hotel dekat dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan kuota 45 Pax dengan harga paket adalah :
a. Paket Harga Rp. 16.350.000 untuk pelunasan Bulan Februari 2015
b. Paket Harga Rp. 17.200.000 untuk pelunasanBulan Maret 2015
c. Paket Harga Rp. 18.050.000 untuk pelunasan Bulan April 2015
d. Paket Harga Rp. 18.900.000 untuk pelunasan Bulan Mei 2015

6. Paket Hemat Untuk Keberangkatan Bulan Februari 2016 dengan Umroh 9 Hari, Hotel Bintang 4, hotel dekat dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan kuota 45 Pax dengan harga paket adalah :
a. Paket Harga Rp. 15.500.000 untuk pelunasan Bulan Februari 2015
b. Paket Harga Rp. 16.350.000 untuk pelunasan Bulan Maret 2015
c. Paket Harga Rp. 17.200.000 untuk pelunasan Bulan April 2015
d. Paket Harga Rp. 18.050.000 untuk pelunasan Bulan Mei 2015

7. Paket Hemat Untuk Keberangkatan Bulan Maret 2016 dengan Umroh 9 Hari, Hotel Bintang 4, hotel dekat dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan kuota 45 Pax dengan harga paket adalah :
a. Paket Harga Rp. 15.500.000 untuk pelunasan Bulan Maret 2015
b. Paket Harga Rp. 16.350.000 untuk pelunasan Bulan April 2015
c. Paket Harga Rp. 17.200.000 untuk pelunasan Bulan Mei 2015

8. Paket Hemat Untuk Keberangkatan Bulan April 2016 dengan Umroh 9 Hari, Hotel Bintang 4, hotel dekat dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan kuota 45 Pax dengan harga paket adalah :
a. Paket Harga Rp. 15.500.000 untuk pelunasan Bulan April 2015
b. Paket Harga Rp. 16.350.000 untuk pelunasan Bulan Mei 2015

9. Paket Hemat Untuk Keberangkatan Bulan Mei 2016 dengan Umroh 9 Hari, Hotel Bintang 4, hotel dekat dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan kuota 45 Pax dengan harga paket adalah :
a. Paket Harga Rp. 15.500.000 untuk pelunasan Bulan Mei 2015

10. Paket Solusi Dengan Hotel Bintang 5 Dengan Bayar di muka Rp. 21.000.000 (Langsung Berangkat) dengan pelunasan Rp. 8.000.000 maks 3 bulan setelah pemberangkatan
11. Paket Menabung 40 Bulan Dengan DP 1 Juta dan Cicil Rp. 450.000 / Bulan selama 40 Bulan dengan Hotel Bintang 5
12. Paket Haji Plus Hotel Bintang 5 seharga Rp. 45.000.000 dengan Masa nunggu 7 Tahun (Kuota Resmi Depag)
Semua biaya Umrah seluruh Paket sudah termasuk:
1. Tiket pulang pergi dengan berangkat Langsung dari Jakarta ke Jeddah kecuali paket Milad
2. Akomodasi (Hotel dan Bis) Jeddah, Madinah, Makkah
3. Makan 3 kali sehari dengan Menu Makanan Indonesia
4. Perlengkapan Umrah / Haji Plus ( Travel Bag, Kain Ihram, Batik, Bergo, Sabuk, dll)
5. Manasik di 1 kali di Kab. Kuantan Singingi dan 2 kali di Arab Saudi
6. Mathawif / Guide & Ziarah City Tour
7. Air Zam-zam @ 10 Liter
8. Visa Umrah
www.umrohsbllovely.com/?id=cilacap
Biaya belum termasuk :
1. Tiket Pulang Pergi Pekanbaru ke Jakarta sebesar $ 160 kecuali untuk paket Milad
2. Biaya Pembuatan Paspor dan dokumen perjalanan lainya
3. Pengeluaran pribadi seperti : Laundry, Telepon, Tips, dll
4. Tour / Acara di luar program atas permintaan sendiri
5. Kelebihan Bagasi (Overweight)
6. Vaksin Maningitis & Biaya Muhrim
7. Biaya Perjalanan Domestik
8. Biaya DAM
9. Airport Tax dan Handling Rp. 500.000


gabung bersama kami di www.umrohsbllovely.com/?id=cilacap

Komunitas Bebas Riba (KOBAR)




  Saya pernah menulis ide bisnis/sosial/pendidikan seperti di http://chirpstory.com/li/49447 mungkin tidak sama persis, paling tidak apa yang ada dalam uneg-uneg tersalurkan dengan hastag #Ide2Liar
===========================================================
Copas dari Ardian Squ Candra
Bersama temen2 di instansi kantor kami, kami membentuk komunitas Bebas Riba di group whassap. Kami berkumpul dan berencana untuk patungan menolong saudaranya untuk terbebas dari hutang riba, dgn memberi pinjaman tanpa bunga dan tanpa mengambil manfaat. Insyaa Allah syar'i.
Siapa sangka biidznillah dalam bbrapa hari sudah berkumpul temen2 donatur sudah seratus orang lebih dari seluruh indonesia.
Join jadi donatur ngga ada keuntungan secara ekonomi karena ini bukan investasi bisnis. Keuntungan yg diharapkan adalah terbebasnya satu demi satu sodara kita dari jerat riba. Karena kita semua berada dalam satu perahu yg sama. Keuntungan yang diharapkan adalah ridho ALLAH, ketika kita mencoba mengamalkan tiga dari empat amalan yg paling dicintai Allah: membantu meringankan kesulitan saudaranya, membebaskan hutangnya dan meletakkan kegembiraan di hatinya.
Saat ini memang hanya intern temen2 di instansi kami saja. Tapi siapa tau ya ikhwah, suatu saat nanti bisa jadi koperasi BMT syariah. Bisa membantu2 temen2 lain sebanyak2nya dan berkembang.
Bukankah perjalanan ribuan kilometer pasti diawali dengan satu langkah kaki.
Kita kuat kalo bersatu.
Muslim united!!
*kepalkan tangan ke udara
======================================================
ini semua bisa jalan dan sukses apabila didukung oleh kita semua, terutama umat Islam, kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang , kapan lagi?
ada yang nanya 5W+1H?
What=Komunitas yang bertujuan membebaskan transaksi RIBAWI
When=sekarang aja
Where=diseluruh muka bumi
Who=kita-kita umat Islam
Why=sesuai dengan ajaran agama

http://amzan.faa.im/allah-menghalalkan-jual-beli-dan-menghar.xhtml
How =caranya samakan visi dan misi, bentuk suatu komunitas, dan terus sosialiasasi
========================================================
diharapkan ide dan ikhtiar ini mendapat sambutan yang positif.
Kami harapkan saran,masukan,kritik demi kesuksesannya.

Syarif Thoyib
085693772077
30112014.1055/Maos-Cilacap
========================================================
contoh aturan mainnya:
ATURAN MAIN :
1. DONATUR
a. Donatur setoran awal di bulan desember, 500rb dgn ujung nominal diisi no urut. Jd setiap donatur hrs segera setor data, privacy, kpd admin dan segera tau nomer urutnya. Ini udah umum ya, semua mgkn udh tau. Setiap melakukan setoran, selalu diberi nomor urut.
b. Donatur setelah nyetor ga perlu laporan ke admin, karena udah bakal tampak di rekening siapa yg ufh setor. Kita tinggal tandain aja.
c. Setoran akan dicatat rinci hingga ke angka2 kecil, bukan pembulatan
d. Khusus donatur dgn status uang pinjaman tidak akan diberi akad perjanjian dengan komunitas (cukup dicatat oleh pengurus dan diumumkan untuk disaksikan oleh member). Uang hanya boleh diambil kembali setelah 6 bulan dari penyetoran jika donatur berkehendak (misalnya ada keperluan). Mohon menyampaikan pemberitahuan minimal dua bulan sebelumnya.
e. Untuk setoran bulan kedua dan seterusnya (setoran rutin), diharapkan member menyetor minimal 100.000 per bulan ( dapat dirapel dan tidak dipaksakan). Setoran rutin ini tetap ditambahkan nomor urut masing2 member di belakang nominal setoran (misalnya 100.001). Status setoran bulan kedua dan seterusnya dianggap sebagai simpanan member tanpa bunga, dan dapat diambil oleh member sesuai aturan pada poin 1d
f. Kondisi keuangan dan arus kas komunitas akan dilaporkan setiap bulannya melalui Forum xxxxx. Jika anggota berniat untuk melihat kondisi simpanannya, dapat menghubungi bendahara/admin.
g. Donatur dapat menyetorkan donasinya melalui nomor rekening xxxxxxx. Rekening ini bersifat sementara, dan Pengurus akan segera membuat rekening baru di Bank Syariah tanpa bunga
2. PEMINJAM
a. Sebelum menentukan calon peminjam, pengurus akan melakukan pendataan anggota yang memiliki hutang riba dan berniat mengajukan pinjaman
b. Pengurus akan menganalisa dan mempertimbangkan member mana yg akan dipinjami terlebih dahulu, disesuaikan dgn jumlah dana yg ada. Kriteria peminjam yg dilayani berdasarkan urutan permohonan masuk, sambil mempertimbangkan apabila dana mencukupi. Pinjaman yg diberikan adalah utk melunasi hutang riba sehingga si peminjam benar2 bebas riba, alhamdulillah
c. Member yg telah dibantu diharapkan benar2 tdk lagi terlibat hutang riba. Karena itu kepada ybs tidak akan dibantu lagi/tidak diberikan pinjaman lagi dalam komunitas ini.
d. Persyaratan administasi peminjaman :
Calon peminjam yang sudah ditentukan sebagai peminjam, dimohonan untuk melengkapi persyaratan administrasi. Syarat administasi berupa aplikasi permohonan yang harus ditandatangani oleh pihak istri/suami/kerabat dekat (bagi yang belum memiliki pasangan). Aplikasi permohonan dilengkapi dengan :
1. Fotokopi KTP Suami dan istri/kerabat dekat
2. Kartu Keluarga (jika ada)
3. Surat pernyataan bersedia dipotong bendahara & surat pernyataan bendahara bersedia memotong
4. Bukti hutang riba ( dokumen cicilan/rekening koran 3 bulan terakhir)
5. Surat pernyataan tidak akan memiliki hutang riba dan kesediaan menjadi donatur setelah utang lunas
6. Surat pengakuan hutang ke lembaga/komunitas bebas riba
e. Dana pinjaman baru ditransfer setelah berkas administrasi diterima lengkap administrator/sekretaris. Segala biaya yang timbul selama proses peminjaman, menjadi tanggung jawab peminjam
f. besar angsuran yang dapat disetujui untuk peminjam adalah sama atau lebih besar dari angsuran pinjaman (hutang riba) yang dilunasi.
g. Bagi member yang masih memiliki pinjaman, tidak diperkenankan menarik dana simpanannya, sampai pinjaman tersebut lunas. Dan setelah pinjamannya lunas, diharapkan agar terus memberikan donasinya demi kelangsungan program komunitas

Taman Baca At Thoyyibah

Taman Baca At Thoyyibah
terletak di Jalan Nusa Indah 536 Maoslor Maos Cilacap-53272
info dan donasi silakan menghubungi 
Direktur Yayasan At Thoyyibah-Syarif Thoyib
Donasi via BankMandiri- 1390002077760 dan BCA-0960355253 atas Nama Syarif Thoyib
HP.085641261111-02825265206
















Balada Ustadz YM

Assalamualaikumwarohmatullohiwabarokatuh...
kaget juga, setelah nonton TV bakda buka puasa kemarin sore, kams 18 Juli 2013...
TVOne dan MetroTV tayangin tentang proyek Patungan Usaha ustadz YM..
sebulan atau 2 bulan lalu, situs www.detik.com menurunkan laporan khusus tentang Bisnis Ajaib Ustadz YM, karena sampai saat ini saya masih percaya dg ustadz YM, saya baca sampai selesai, ambil sisi positifnya, intinya tetep jalan, perbaiki dan sempurnakan agar lebih baik, itu poinnya.
dan ketika di MetroTV wawancara langsung dg Bp. Yanuar Rizqy(pengamat Investasi), alhamdulillah, ketemu titik terang, yang bikin gemes, host MetroTV, sedikit-2 motong pembicaraan dan iklan, tapi gak papa..itulah perjuangan. ketika jeda sholat tarawih sebelum witir, saya isi dengan kultum, saya sampaikan uneq-uneg saya, intinya:
  1. inilah saatnya bersatu, setelah terpecahbelah secara politik, aliran dan lainnya, umat Islam susah banget bersatu.
  2. moment Romadhon 1434H bisa jadi sasaran tembak ustadz YM, tapi saya masih percaya dengan beliau, insya Alloh tidak niat sedikitpun, untuk penyelewengan
  3. kritik, saran dan masukan sangat penting untuk perbaikan ke depan, insya Alloh niatluhur untuk "Beli Ulang Indonesia" segera terwujud, kalau tidak sekarang, kapan? kalau tidak kita, siapa???
  4. mari pegang erat persaudaraan, saatnya umat Islam bersatu
  5. jangan biarkan musuh tertawa terbahak-bahak melihat ini
saya berpesan kepada para jamaah, agar jaga kekompakan dan silaturahmi, saya yakin Indonesia dan Islam Esok khan Lebih Baik, maju Terus dan Tetap Semangat, Dream, Pray and Action
Wassalamualaikum Wr Wb.
Syarif Thoyib - 085693772077 - 19072013
http://chirpstory.com/li/49447
http://chirpstory.com/li/52650
http://chirpstory.com/li/52707

Senin, 18 Februari 2013 - , , , , , , 0 komentar

kultwit Pendirian Minimarket


1.aku mau nawarin #Ide2Liar tentang pendirian #Minimarket alternatif, disamping yang sudah ada dan menggurita
2.ini juga menjawab kegalauan rekan-rekan yang pingin mendirikan #Minimarket tapi pingin dengan konsep yang lebih Islami dan berkarakter
3.insya Alloh dengan niat yang tulus dan dengan #PatunganModal , maka #Minimarket ini bisa terwujud dengan kita bergotong royong utk ACTION
4.Anggaran yang dibutuhkan berapa? sekitar 500juta, ide awalnya adalah dengan membeli salahsatu #Minimarket waralaba yg sudah punya nama
5.dengan anggaran segitu, menurut aku, habis semua anggaran #Minimarket hanya utk pengurusan ijin pendirian, biaya dan pendampingan
6.oleh karena itu saya usul, agar pendirian #Minimarket dengan konsep KITA, kita juga punya aset properti, yg insya Alloh nilainya naik
7.itungan, 100juta beli lahan 200m2, 100juta utk dirikan bangunan, 50juta seting dan desain, 200juta modal dagang, 50jt cadangn #Minimarket
8.dengan #PatunganModal 100 orang, per orang hanya perlu invest 5juta utk dirikan #Minimarket ,minimal dah dapat lahan seluas 200m2
9.target Sales Per Day sebesar 5juta , insya Alloh tercapai, dengan doa,niat tulus dan ikhtiar, siapakn 10 tenaga lapangan utk #Minimarket
10.salah satu strategi pemasarannya utk #Minimarket adalah menggandeng para pemilik warung-2 tradisional & jamaah mushola-masjid,beri modal
11.warung tradisional adl salah satu ujung tombak pemasaran #Minimarket yg akan kita dirikan,dg diberi modal dagang, cek tiap hari
12.dagangan #Minimarket diisi dengan barang- barang yg mudah laku semisal sembako alias sembilan bahan pokok. Action Now
13. Jgn kalah dg #Minimarket sebelah, kita juga bisa melayani pembayaran tagihan bulanan misal PLN,Telkom,PDAM,cicilan Leasing dan lainnya
14. Putar roda ekonomi masyarakat dg tetap memberi akses mereka tetap jualan dg konsep #Minimarket yg kita rancang
15.andai kita bisa koordinir 25 warung tradisional sbg ujung tombak pemasaran #Minimarket dg modal 200rb/hari, artinya harian dah 5jutaan
16.25 warung ini ada disekitar kita, jadi tidak perlu jauh-jauh melintasi kelurahan/desa sebelah, & bisa mempererat silaturahmi #Minimarket
Bagi yang mau join #Minimarket silakan kontak via sms ke 085693772077 cek di kultwit dg hastag #Minimarket
Rabu, 05 Desember 2012 - , , , , 0 komentar

Anak kecil menafkahi Keluarga Besarnya

Anak kecil itu menafkahi keluarga besarnya. Keluarga yang sangat besar.

Kedua orangtuanya, kakek neneknya, kakak dan adiknya, paman dan bibinya, serta keponakan dan saudaranya semua. Anak kecil itu harus menghidupi mereka semua.

Memang kedua orangtuanya dan kakak adiknya juga bekerja untuk memperoleh penghasilan. Namun tetap saja anak kecil itu yang menjadi tumpuan dengan penghasilan lebih dari 70 persen penghasilan total keluarga itu.

Memang sudah menjadi takdir, bahwa anak kecil itu yang bertugas mencari nafkah untuk menghidupi keluarga. Andaikan anak kecil tersebut tidak mencari nafkah, niscaya keluarga itu tidak akan bertahan hidup lama. Sebuah amanah besar yang harus dipikul seorang anak kecil.

Anak kecil itu dibiarkan bekerja sendiri dengan tenaga sendiri dan relasi kerja yang dimiliki sendiri. Tidak semua anggota keluarga bersedia membantu, walaupun sekedar memberikan informasi/data dimana pekerjaan yang banyak menghasilkan uang.

Kakek neneknya, pamannya, bibinya, keponakanya dan kakak adiknya enggan memberikan informasi dan data, padahal mereka semua memiliki data dan informasi tersebut. Anak kecil itu sering merasa kesulitan untuk memperoleh informasi ataupun data. Sehingga hal ini berpengaruh pada produktivitas anak kecil tersebut.

Susah payah dan banting tulang mengumpulkan pundi-pundi uang. Hanya sedikit anggota keluarga ataupun saudarnya yang bersedia membantu. Kondisi yang demikian sering menyebabkan pendapatan anak kecil itu tidak maksimal. Tidak sesuai target yang dibebankan dipundaknya.

Kalau penghasilanya tidak memenuhi target yang dibebankan, otomatis konsekuensi harus diterima anak kecil itu. Luapan kemarahan harus rela diterima. Sesuatu yang rasanya tidak adil.

Saudaranya hanya tahu bahwa mereka harus dijatah uang sejumlah sekian untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka. Kalau kurang, otomastis kesalahan harus ditimpakan pada anak kecil itu.

Pada sisi lain, acapkali orangtuanya, kakek neneknya, kakak adiknya, paman bibinya ataupun keponakannya tidak berhemat dalam membelanjakan uang tersebut. Uang yang dikumpulkan dengan susah payah dibelanjakan secara tidak efisien. Bahkan tidak jarang dibelanjakan sesuatu yang tidak pada tempatnya. Kalupun diingatkan, justru kemarahan dan omelan yang diterima.

Anak kecil itu hanya bisa menerima dengan iklhas. Anak kecil itu menyadari dan memahami bahwa anggota keluarga yang melontarkan omelan dan cacian tersebut pada dasarnya karena alasan kecintaan pada keluarga ini. Bagaimana membangun keluarga ini secara bermartabat sehingga meningkat kesejahteraannya. Alasan yang sama dengan anak kecil itu, bahwa dia menerima iklhas beban pekerjaan itu karena kecintaan pada keluarga.

Tugas anak kecil itu memang berat, tapi itulah amanah yang harus ditunaikan. Anak kecil itulah Direktorat Jenderal Pajak. Dengan biaya operasional sebesar Rp5 triliun, Direktorat Jenderal Pajak harus mampu menghimpun penerimaan pajak sebesar Rp885 triliun. Rasio biaya operasional dengan pendapatan yang diperoleh sebesar 0,5  persen. Padahal cost of collection beberapa negara  mencapai  tiga persen sebagaimana yang pernah diungkapkan Dirjen Pajak Fuad Rahmany.

Jumlah pegawai pajak saat ini sekitar 32 ribu orang. Secara sederhana dapat dihitung bahwa setiap pegawai pajak berkontribusi sebesar Rp27 miliar terhadap penerimaan negara. Pada sisi lainnya setiap pegawai pajak menghabiskan biaya sekitar Rp150 juta untuk biaya operasional pemungutan pajak. Angka di atas hanyalah perhitungan sederhana. Ilustrasi yang menggambarkan bahwa pegawai pajak memiliki efisiensi dan produktivitas yang baik.

Penerimaan pajak beberapa tahun terakhir menunjukkan kenaikan yang signifikan. Pertumbuhan rata-rata penerimaan pajak selama kurun waktu 2005-2010 tercatat sebesar 16,05 persen. Sementara pencapaian di 2011 bertumbuh sebesar 18,27 persen (lebih besar dari rata-rata 2005-2010). Bahkan pertumbuhan penerimaan pajak Semester 1-2012 mencapai angka 19,48 persen(pertumbuhan tertinggi sejak 2005).  Diharapkan penerimaan 2012 mencapai target. Realisasi di semester pertama telah mencapai 45 persen, sementara tingkat penerimaan pajak akan relatif naik di semester kedua berdasarkan pola penerimaan pajak selama 10 tahun ini.

Namun demikian pendapatan negara masih jauh dari mencukupi untuk kebutuhan belanja. Setiap tahun terjadi defisit anggaran. Tahun 2012 ini diperkirakan defisit anggaran sebesar Rp 190 Triliun. Darimana uang untuk menutup defisit tersebut, secara sederhana hanya dengan dua cara, yaitu menaikkan pendapatan atau mengurangi belanja negara. Alternatif lainnya adalah menutup belanja dengan  uang pinjaman. Itu langkah yang diambil pemerintah saat ini.

Pos penerimaan juga digenjot untuk menutuf defisit. Pendapatan negara bersumber pada penerimaan pajak dan penerimaan bukan pajak. Meningkatkan penerimaan dari pos pendapatan pajak menjadi pilihan pemerintah saat ini. Direktorat Jenderal Pajak dengan segala sumber daya yang ada dituntut untuk menopang kebutuhan belanja negara. Direktorat jenderal pajak akan mampu menutupi beban belanja negara bilamana dilakukan dua langkah besar. Pertama adalah penguatan Direktorat Jenderal Pajak secara kelembagaan dan yang kedua adalah peningkatan kapasitas sumber daya organisasi.

Pertama adalah penguatan secara kelembagaan. Saat ini Direktorat Jenderal Pajak berada di bawah Kementerian Keuangan. Direktorat Jenderal Pajak dipimpin seorang pejabat eselon I di bawah Menteri Keuangan. Direktorat Jenderal Pajak membawahi lebih dari 500 Kantor yang terdiri atas kantor wilayah, kantor pelayanan, kantor penyuluhan maupun kantor lainnya. Jumlah pegawai terbesar di Kementerian Keuangan. Perlu dikaji lebih jauh terkait pemberdayaan organisasi Direktorat Jenderal Pajak dengan meningkatkan status dan kedudukan unit kerja ini. Apakah setingkat dengan kementerian atau badan khusus yang bertanggung jawab secara langsung kepada presiden.

Penguatan kelembagaan ini akan memudahkan Direktorat Jenderal Pajak dalam upaya optimalisasi penerimaan pajak. Upaya Ekstensifikasi dan Intensifikasi berjalan lebih maksimal. Contoh sederhana adalah pemanfaatn data pihak ketiga. Selama ini data wajib pajak tidak dimiliki. Padahal Undang Undang 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan sudah mengatur dengan jelas dipasal 35 dan 35A. Pasal 35A ayat 1 berbunyi, “setiap instansi pemerintah, lembaga, asosiasi, dan pihak lain, wajib memberikan data dan informasi yang berkaitan dengan perpajakan kepada Direktorat Jenderal Pajak yang ketentuannya diatur dengan Peraturan Pemerintah dengan memperhatikan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat (2).”

Langkah kedua adalah peningkatan kapasitas sumber daya. Sumber daya yang utama saat ini adalah Sumber Daya Manusia (SDM). Hampir semua kantor pelayanan pajak saat ini kekurangan jumlah pegawai. Direktorat Jenderal Pajak memiliki 32 ribu pegawai, dimana kebutuhan yang ideal adalah sekitar 60 ribu pegawai. Jumlah SDM masih jauh dari ideal. Untuk itu perlu dilakukan langkah nyata untuk peningkatan kapasitas sumber daya meliputi penambahan jumlah pegawai dan peningkatan kualitas pegawai. Langkah ini tentu akan menambah biaya operasional. Cost of collection akan meningkat tajam, namun tidak akan lebih dari 1,5 persen. Masih rendah dibandingkan beberapa negara tetangga.

Dua langkah tersebut setidaknya akan membuat Direktorat Jenderal Pajak tumbuh dari anak kecil menjadi pria dewasa. Pria dewasa yang mampu menjadi tulang punggung dalam mencukupi kebutuhan hidup keluarga.



Oleh EF. Budi Utomo
Pegawai Direktorat Jenderal Pajak
*) Tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis dan bukan cerminan sikap instansi dimana penulis bekerja.

Okezone